PROPOSAL PENELITIAN

  1. I. JUDUL

PENGARUH PENDIDIKAN AQIDAH AKHLAK TERHADAP PEMBENTUKAN PERILAKU SISWA KELAS VII

DI MADRASAH  TSANAWIYAH  AL-ISHLAH

GETASBLAWONG TAHUN 2009.

  1. II. LATAR BELAKANG

Pendidikan adalah usaha sadar yang dilakukan oleh keluarga, masyarakat dan pemerintah, melalui kegiatan bimbingan, pengajaran, dan latihan, yang berlangsung di sekolah dan di luar sekolah sepanjang hayat, untuk mempersiapkan peserta didik agar dapat memainkan peranan dalam berbagai lingkungan hidup secara tepat di masa yang akan datang. Pendidikan adalah pengalaman-pengalaman belajar terprogram dalam bentuk pendidikan formal dan non formal, dan informal di sekolah, dan di luar sekolah, yang berlangsung seumur hidup yang bertujuan optimalisasi pertimbanagan kemampuan-kemampuan individu, agar di kemudian hari dapat memainkan peranan hidup secara tepat.[1]

Pendidikan sebagai sebuah bentuk kegiatan manusia dalam kehidupannya juga menempatkan tujuan sebagai sesuatu yang hendak dicapai, baik tujuan yang dirumuskan itu bersifat abstrak sampai rumusan-rumusan yang dibentuk secara khusus untuk memudahkan pencapaian tujuan yang lebih tinggi. Begitu juga dikarenakan pendidikan merupakan bimbingan terhadap perkembangan manusia menuju ke arah cita-cita tertentu, maka yang merupakan masalah pokok bagi pendidikan adalah memilih arah atau tujuan yang akan dicapai.

Penyelenggaraan pendidikan di Indonesia menurut UU Nomor 20 Tahun 2003 pasal 1 ayat (2) disebutkan bahwa suatu Pendidikan Nasional adalah pendidikan yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 yang berakar pada nilai-nilai agama, kebudayaan nasional Indonesia dan tanggap terhadap tuntutan perubahan zaman. Tidak bisa dipungkiri bahwa pendidikan Islam, baik sebagai system maupun institusinya , merupakan warisan budaya bangsa, yang berurat berakar pada masyarakat bangsa Indonesia. Dengan demikian jelas bahwa pendidikan Islam akan merupakan bagian integral dari sistem pendidikan nasional.[2]

Kebutuhan akan pendidikan merupakan hal yang tidak bisa dipungkiri, bahkan semua itu merupakan hak semua warga Negara, Berkenaan dengan ini, di dalam UUD’45 Pasal 31 ayat (1) secara tegas disebutkan bahwa; “Tiap-tiap warga Negara berhak mendapat pengajaran”. Tujuan pendidikan nasional dinyatakan dalam UU RI No. 20 Tahun 2003 Pasal 3 bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif mandiri, dan menjadi warga Negara yang demokratis serta bertanggung jawab.[3]

Tujuan pendidikan nasional suatu bangsa menggambarkan manusia yang baik menurut pandangan hidup yang dianut oleh bangsa itu, dan tujuan pendidikan sesuatu bangsa mungkin tidak akan sama dengan bangsa lainnya, karena pandangan hidup mereka biasanya tidak akan sama. Tetapi pada dasarnya pendidikan setiap bengsa tentu sama, yaitu semua menginginkan terwujudnya manusia yang baikyaitu manusia yang sehat, kuat serta mempunyai ketrampilan, pikirannya cerdas serta pandai, dan hatinya berkembang dengan sempurna.

Untuk mewujudkan visi pendidikan nasional tersebut diperlukan peningkatan dan penyempurnaan penyelenggaraan pendidikan nasional, yang sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan masyarakat, serta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dan kesenian.[4]

Dengan diberlakukannya Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tantang Sistem Pendidikan Nasional serata peraturan pemerintah sebagai pelaksananya, madrasah merupakan bagian integral dari sistem pendidikan nasional dan merupakan salah satu bentuk satuan pendidikan pada jenjang dasar dan menengah.

Tidak semua tugas mendidik dapat dilaksanakan oleh orang tua dalam keluarga terutama dalam hal ilmu pengetahuan dan berbagai macam ilmu pengetahuan. Oleh karena itu dikirimlah anak ke sekolah/ madrasah. Dengan demikian, sebenarnya pendidikan di sekolah/ madrasah adalah bagian dari pendidikan dalam keluarga yang sekaligus merupakan lanjutan dari pendidikan keluarga.  Dengan masuknya anak kesekolah atau Madrasah, maka terbentuklah hubungan antara rumah dan sekolah atau Madrasah, karena antara kedua lingkungan itu terdapat objek dan tujuan yang sama, yakni mendidik anak-anak. [5]

Dalam konteks madrasah, agar lulusannya memiliki keunggulan kompetitf dan komperatif, maka kurikulum madrasah dikembangkan dengan pendekatan berbasis kompetensi. Hal ini dilakukan agar madrasah secara kelembagaan dapat merespon secara proaktif berbagai perkembangan informasi, ilmu pengetahuan, teknologi dan seni, serta tuntutan desentralisasi.

Selanjutnya pengembangan madrasah harus menjamin pertumbuhan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT, penguasaan ketrampilan hidup, penguasaan kemampuan akademik, seni, dan pengembangan kepribadian yang sempurna. Dengan pertimbangan ini maka disusunlah kurikulum nasional pendidikan agama di madrasah yang mencerminkan kebutuhan keberagamaan peserta didik/ siswa di madrasah secara nasional.

Peranan dan efektifitas pendidikan agama sebagai landasan bagi pengembangan spiritual terhadap kesejahteraan masyarakat mutlak harus ditingkatkan, karena asumsinya adalah jika pendidikan agama (Aqidah akhlak) yang dijadikan landasan pengembangan nilai spiritual dilakukan dengan baik, maka kehidupan masyarakat akan lebih baik.[6]

Pendidikan Aqidah akhlak sebagai bagian integral dari pendidikan agama, memang bukan satu satunya faktor yang menentukan dalam membentuk watak dan kepribadian peserta didiktapi secara substansial mata pelajaran Aqidah akhlak memiliki kontribusi dalam memberikan motifasi pada peserta didik/ siswa untuk mempraktikkan nilai nilai keagamaan (tauhid) dan akhlakul karimah dalam kehidupan sehari – hari.[7]

Dari beberapa pengertian di atas, penulis dapat menyimpulkan bahwa pendidikan Aqidah akhlak di Madrasah merupakan bagian tersendiri dari pendidikan Agama, memang bukan satu-satunya fakotor yang menentukan dalam pembentukan Perilaku atau watak dan kepribadian siswa. Tetapi secara substansial mata pelajaran Aqidah Akhlak memiliki kontribusi dalam memberikan kontribusi dalam memberikan motivasi pada siswa untuk mempraktikkan nilai-nilai keyakinan keagamaan (Aqidah) dan akhlakul karimah (akhlak) dalam kehidupan sehari-hari. Agar anak mempunyai Perilaku yang baik, anak didik diharapkan dapat memperhatikan pelajaran Aqidah Akhlak sebagai kontrol dalam kehidupan sehari-hari.

Madrasah Tsanawiyah Al Ishlah Getasblawong adalah lembaga pendidikan yang berasarkan agama Islam yang mempunyai misi membentuk siswa yang cerdas dan bertaqwa, berakhlak mulia. maka dengan adanya studi mata pelajaran aqidah akhlak sangat memotifasi untuk mewujudkan tujuan pendidikan. Namun masih banyak membutuhkan pengembangan sehingga tujuan pembelajaran dapat terlaksana dengan maksimal. Untuk itu dibutuhkan adanya penelitian secara komprehensip dan kreatifitas pendidik dalam melaksanakan proses belajar mengajar.

III. ALASAN PEMILIHAN  JUDUL

Pada skripsi yang akan kami buat ini, penulis akan mengungkap pengaruh pendidikan Aqidah Ahklah terhadap pembentukan Perilaku Peserta Didik/ Siswa di Madrasah Tsanawiyah Al-Ishlah Getasblawong. Judul tersebut penulis pilih atas dasar pertimbangan sebagai berikut:

  1. Pendidikan Aqidah Akhlak adalah penanaman Perilaku yang baik di dalam jiwa anak dalam masa pertumbuhannya, sehingga Perilaku tersebut menjadi salah satu kemampuan jiwa.
  2. Akhlak/ Perilaku yang baik merupakan misi yang dibawa nabi Muhammad saw diutus ke dunia. Sabda Nabi Muhammad SAW :

انما بعثت لا تمم مكارم لاخلاق (رواه البخارى)

Artinya :

Sesunguhnya aku diutus (Allah) untuk menyempurnakan akhlak (budi

pekerti)le. (HR. Bukhori).

IV. RUMUSAN MASALAH

Dari pengertian tersebut di atas, timbul beberapa permasalahan antara lain :

  1. Apa dan bagaimana pendidikan Aqidah Akhlak di Madrasah Tsanawiyah Al-Ishlah Getasblawong?
  2. Bagaimana Pendidikan Aqidah Akhlak di Madrasah Tsanawiyah Al-Ishlah Getasblawong?
  3. Bagaimana pengaruh pendidikan Aqidah Akhlak terhadap Perilaku siswa di Madrasah Tsanawiyah Al-Ishlah Getasblawong?.
  1. V. TUJUAN PENELITIAN
    1. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah pengaruh pendidikan Aqidah Akhlak terhadap Perilaku Siswa di Madrasah Tsanawiyah Al-Ishlah Getasblawong.
    2. Untuk mengetahui usaha-usaha apa saja yang dilakukan sekolah dalam mengantisipasi serta meningkatkan Perilaku baik siswa, di Madrasah Tsanawiyah Al-Ishlah Getasblawong.

VI. MANFAAT PENELITIAN

Dengan adanya penelitian yang menjadi salah satu syarat untuk menyelesaikan program pendidikan strata satu (S1) pada jurusan Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah Sekolah Tinggi Islam Kendal. Penelitian ini akan bermanfaat untuk :

  1. Madrasah Tsanawiyah Al-Ishlah Getasblawong, dalam mengetahui pengaruh pendidikan Aqidah Akhlak terhadap Perilaku siswa di Madrasah Tsanawiyah Al-Ishlah Getasblawong.
  2. Hasil penelitian ini dapat dijadikan informasi bagi para pendidik dalam menerapkan mengetahui faktor-faktor apa saja yang menjadi pengaruh terhadap Perilaku siswa di Madrasah Tsanawiyah Al-Ishlah Getasblawong.

  1. VII. HIPOTESIS

Berdasarkan tinjauan teoritis yang dikemukakan di atas, maka peneliti mengajukan pertanyaa sebagai berikut :

“Apakah siswa yang memperoleh nilai inggi dalam pelajaran Aqidah Akhlak, berperilaku yang lebih baik dari siswa yang memperoleh nilai rendah?”.

Berdasarkan pertanyaan diatas maka dapat diajukan hipotesa sebagai berikut :

Ho : Tidak ada perbedaan perilaku siswa, antara yang memperoleh nilai tinggi dalam pelajaran agama dengan siswa yang memperoleh nilai rendah.

Ha : Ada perbedaan perilaku siswa, ntara yang memperoleh nilai tinggi dalam pelajaran agama dengan siswa yang memperoleh nilai rendah.

  1. VIII. METODE PENELITIAN

Pada bab ini akan diuraikan mengenai masalah dan hal-hal yang berkaitan dengan pelaksanaan penelitian yang meliputi jenis penelitian, obyek penelitian, sumber data penelitian, metode pengumpulan data, teknis analisis data.

  1. a. Jenis Penelitian

Penelitian yang digunakan dalam skripsi yang akan kami buat adalah metode Deskritif Analisis. Deskritif di gunakan agar mampu memahami dan  memberikan gambaran yang jelas mengenai permasalahan yang terkait dengan isi skripsi ini. Analisis dipakai agar penulis dapat menyusun skripsi ini dalam bentuk yang sistematis sehingga mengena pada inti permasalahan dan memperoleh hasil penelitian yang benar.

  1. b. Obyek Penelitian

Objek penelitian terdiri dari manusia, benda, tumbuh-tumbuhan dan peristiwa sebagai sumber data yang mempunyai karakteristik tertentu dalam sebuah penetian.[8]

Adapun obyek pada penelitian ini adalah murid-murid Madrasah Tsanawiyah Al Ishlah Getasbalwong kelas VII yang berjumlah   105.

  1. c. Sumber Data Penelitian

Metode Pengumpulan Data Dalam pengumpulan data, penulis   menggunakan dua jenis riset yaitu :

a.  Library research

Metode di gunakan untuk merakitkan landasan teori. Prof. DR.Winarno Surahmad mengatakan bahwa “perlengkapan seorang penyelidik dengan setiap lapangan ilmu pengetahuan tidak akan sempurna apabila tidak dilengkapi oleh fasilitas kepustakaan”.[9]

b. Field research

Research yang dilakukan di kancah medan terjadinya gejala-gejala.[10]

Metode ini penulis gunakan untuk mengumpulkan data yang terdapat di lapangan penelitian, yaitu : antara lain, keadaan proses belajar mengajar di sekolah, prestasi siswa, guru, perilaku siswa di sekolah dan perilaku siswa di rumah.

  1. d. Metode Pengumpulan Data

Adapun penelitian yang dilakukan oleh penulis adalah penelitian lapangan (field research), yaitu suatu penelitian yang dilakukan dengan terjun langsung ke obyek penelitian. Untuk memperoleh data-data lapangan ini penulis menggunakan teknik pengumpulan data sebagai berikut:

  1. 1. Observasi

Yaitu pengamatan dan pencatatan sistematis fenomena-fenomena yang diselidiki.[11] Observasi ini mengadakan pengamatan dengan mencatat data atau informasi yang diperlukan dan dibutuhkan sesuai dengan masalah yang diikuti. Opserfasi ini dilakukan kepada siswa, guru dan orang tua.

  1. 2. Metode wawancara

Wawancara merupakan salah satu metode pengumpulan data yang langsung dalam wawancara terpimpin, yakni dengan cara memberi jalan secara global, melalui pertanyaan yang sudah tersusun. Metode ini di gunakan untuk memperoleh data tentang perilaku siswa MTs Al-Ishlah Getasblawong, terhadap proses belajar mengajarnya.

  1. 3. Dokumentasi

Suatu usaha aktif baik suatu badan atau lembaga dengan menyajikan hasil pengolahan bahan-bahan dokumen yang bermanfaat bagi badan atau lembaga yang mengadakan. Dokumen ini dilakukan untuk memperoleh data sejarah didirikannya Madrasah Tsanawiyah Al Ishlah Getasblawong, keadaan sarana dan prasarana dan juga data-data guru Madrasah Tsanawiyah Al Ishlah Getasblawong.

  1. 4. Angket

Pada umumnya angket di sebut juga kuesioner, yaitu merupakan metode penelitian atau responden. Dalam pelaksanaan angket ini peneliti menggunakan angket langsung. Yang pertanyaanya dikirimkan langsung kepada responden yang ingin dimintai penjelasan tentang keadaannya sendiri.[12]

Dengan metode angket ini penulis mempersiapkan sejumlah pertanyaan tertentu, kemudian disebarkan kepada responden, untuk mendapatkan jawaban yang diperlukan secara langsung. Angket diberikan kepada siswa untuk diisi untuk dijadikan sampel dalam penelitian untuk mengetahui pengaruh pendidikan Aqidah Akhlak terhadap pembentukan Perilaku siswa. Angket yang digunakan penulis adalah angket tertutup yang berisi pertanyaan yang disertai jawaban terikat pada sejumlah kemungkinan jawaban yang sudah disediakan.

  1. e. Teknis Analisis Data

Menurut Prof. Dra. Sutrisno Hadi, MA, Statistik adalah “cara ilmiah yang di gunakan untuk mengumpulkan, menyusun, menyajikan dan menganalisis data yang berwujud angka.[13]

Untuk menganalisa data yang telah terkumpul dari hasil penelitian yang bersifat kuantitatif  ini maka penulis menggunakan  statistik dengan langkah-langkah sebagai berikut :

  1. Analisis Pendahuluan

Pada tahap ini data yang telah di peroleh dari hasil penelitian angket yang disebarkan selama penelitian masih berupa data kualitatif, kemudian peneliti merubah data tersebut menjadi kuantitatif, yang di olah dan di masukkan ke dalam table persiapan dan di beri skor/ bobot nilai pada setiap alternatif jawaban responden yaitu dengan menggunakan criteria sebagai berikut :

  • Untuk kategori jawaban a dengan skor 4
  • Untuk kategori jawaban b dengan skor 3
  • Untuk kategori jawaban c dengan skor 2
  • Untuk kategori jawaban d dengan skor 1
  1. Analisis Uji Hipotesis

Analisis ini di gunakan untuk menguji hipotesis yang telah di rumuskan, yang akan di uji dengan perhitungan melalui tabel distribusi dan analisis pendahuluan.[14]

Adapun analisa uji hipotesis dalam penelitian ini menggunakan teknik korelasi product moment yang rumusnya sebagai berikut :

rxy   =

Keterangan :                 = Jumlah perkalian faktor x & y

= Jumlah pengkuadratan Faktor x

= Jumlah pengukadratan faktor y

  1. Analisis Lanjutan

Dari hasil perhitungan product moment kemudian di konsultasikan dengan tabel harga kritik dari product moment dan untuk selanjutnya akan dapat di ketahui sejauh mana pengaruh pendidikan Aqidah akhlak terhadap pembentukan  Perilaku pada siswa Madrasah Tsanawiyah Al-Ishlah Getasblawong.

IX. SISTEMATIKA PENULISAN

Untuk memudahkan pemahaman yang akan di bahas, penulis akan mendeskripsikan skripsi sebagai berikut :

  1. Bagian muka (Preliminaris)

Bab ini memuat : halaman judul, nota pembimbing, halaman pengesahan, halaman motto, halaman persembahan, halaman kata pengantar, halaman daftar isi dan halaman daftar tabel.

  1. Bagian isi ( batang tubuh)

Pada bagian ini secara garis besar terdiri dari lima bab, antara bab yang satu dengan lainnya saling berkaitan kelima bab tersebut ialah :

Bab I.               Pendahuluan yang di dalamnya memuat gambaran keseluruhan skripsi secara garis besar, terdiri dari  alasan pemilihan judul rumusan masalah, definisi istilah, tujuan penelitian, hipotesis metodologi penelitian dan sistematika penulisan skripsi.

Bab II.             Landasan teoritik, yakni kondisi ideal menurut teori-teori yang termaktub di buku-buku khususnya yang berkaitan dengan perilaku siswa  dengan pendidikan Aqidah Akhlak.

Bab ini terdiri dari tiga sub bab  yaitu : sub bab pertama tentang pendidikan, meliputi pengertian pendidikan, pendidikan sekolah, pendidikan luar sekolah, jenjang pendidikan,

Sub kedua tentang perilaku (akhlak), yang meliputi pengertian pelajaran Aqidah Akhlak dan beberapa pandangan tentang pengertian perilaku siswa,

Sub ketiga adalah hubungan antara pendidikan islam terhadap pembentukan Perilaku siswa di Madrasah Tsanawiah Al – Ishlah Getasblawong.

Bab III.            Laporan hasil penelitian yang merupakan kondisi nyata di lapangan penelitian. Bab ini memuat secara umum Madrasah Tsanawiah Al – Ishlah, dan secara khusus menyajikan data hasil penelitian tentang keadaan pendidikan dengan Perilaku pada siswa   di Madrasah Tsanawiah Al – Ishlah getasblawong.

Bab IV.            Analisis data tentang pengaruh pendidikan (X) terhadap pembentukan Perilaku pada siswa  (Y). dengan melalui tiga tahap yaitu : Analisis pendahuluan, analisis uji hipotesis, dan analisis lanjut.

Bab V.             Penutup yang di dalamnya memuat kesimpulan, saran-saran dan kata penutup

DAFTAR PUSTAKA

Redja Mudiyaharjo, Pengantar Pendidikan: Sebuah Studi Awal Tentang  Dasar-dasar Penddidikan pada Umumnya dan Pendididkan di Indonesia, (Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2002), Cet ke-2,

Hasbullah, Dasar-dasar Ilmu Pendidikan, (Jakarta, PT Raja Grafindo Persada, 2005) Cet ke-4,

Kurikulum 2004, Standar Kompetensi, Departemen Agaama RI, Direktorat Jenderal Kelembagaan Agama Islam Jakarta 2004

DR. Zakiah Daradjat, dkk, Ilmu Pendidikan Islam, ( Jakarta; Bumi Aksara, 1992), Cet ke-2.

Prof. Dr. winarmo Surahmad, Pengantar Penelitian Ilmiah,Tarisco, Bandung, 1986,

Prof. Drs. Sutrino Hadi, MA, Metodologi Riset I dan II, Yayasan Penerbit Fakultas Psikologi UGM, Yogyakarta, 1985, hal 10

Prof. ET. Ruseffondi, S.Pd. M.Sc. ph.D, Dasar-Dasar penelitian pendidikan dan Bidang Non Eksakta Lainya, IKIP Semarang Press.

PROPOSAL PENELITIAN

PENGARUH PENDIDIKAN AQIDAH AKHLAK TERHADAP PEMBENTUKAN PERILAKU SISWA KELAS VIII

DI MADRASAH TSANAWIYAH  AL-ISHLAH

GETASBLAWONG TAHUN 2009.

(Penelitian Dilaksanakan Di Madrasah Tsanawiyah Al Ishlah Getasblawong Kec. Pageruyung Kab. Kendal)

Diajukan untuk memenuhi tugas dan melengkapi salah satu persyaratan guna memperoleh gelar Sarjana Pendidikian Agama Islam Program (S 1)

Pada Sekolah Tinggi Islam Kendal (STIK)

Disusun oleh :

JAZILATUL ROHMAH

N I M. 0 6 1 1 0 5 4

SEKOLAH TINGGI ISLAM KENDAL (STIK)

KENDAL TAHUN 2009

BUAT ANDA YANG INGIN MEMBUAT PROPOSALPENELITIAN
BINGUNG MEMBUAT PROPOSAL UNTUK PERKULIAHAN SILAHKAN HUBUNGI KAMI DI 085225137188

DIJAMIN AMDA LANGSUNG DAPAT APA YANG ANDA INGINKAN


[1] Redja Mudiyaharjo, Pengantar Pendidikan: Sebuah Studi Awal Tentang  Dasar-dasar Penddidikan pada Umumnya dan Pendididkan di Indonesia, (Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2002), Cet ke-2, h. 11.2

[2] Hasbullah, Dasar-dasar Ilmu Pendidikan, (Jakarta, PT Raja Grafindo Persada, 2005) Cet ke-4,h. 174

[3] Ibid, h. 310.3

[4] Kurikulum 2004, Standar Kompetensi, Departemen Agaama RI, Direktorat Jendeeeral Kelembagaan Agama Islam Jakarta 2004

[5] DR. Zakiah Daradjat, dkk, Ilmu Pendidikan Islam, ( Jakarta; Bumi Aksara, 1992), Cet ke-2 h. 76.5

[6]Op.Cit, h. 17

[7]Ibid, h. 18

[8] Herman Resito, Pengantar Metodologi Penelitian, Gramedia: Pustaka Utama, 1992, hal. 49

[9] Prof. Dr. Winarmo Surahmad, Pengantar Penelitian Ilmiah,Tarisco, Bandung, 1986,     hal 15.

[10] Prof. Drs. Sutrino Hadi, MA, Metodologi Riset I dan II, Yayasan Penerbit Fakultas Psikologi UGM, Yogyakarta, 1985, hal 10

[11] Ibid, hal 36.

[12] Ibid, hal 85.

[13] Ibid, hal 221.

[14] Prof. ET. Ruseffondi, S.Pd. M.Sc. ph.D, Dasar-Dasar penelitian pendidikan dan Bidang Non Eksakta Lainya, IKIP Semarang Press, hal 21.

6 Komentar

6 thoughts on “PROPOSAL PENELITIAN

  1. terimakasih atas penjelasannya semoga pemahaman ini akan bermanfaat. amin

  2. terima kasih atas semua penjelasannya

    • trimakasih atas kunjungannya. semoga bermanfaat.
      kami juga tersedia berbagai contoh proposal skripsi yang lain.

  3. bang londo

    wah bang curang la kui la proposal seng seng jare meh wehke aku lakok malah di up load

  4. analondo

    tag kiro spo,,,aq gek lru2 jdul kog metune mlah sag desone dwe… wekekekekeeke,,,

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com. The Adventure Journal Theme.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: